Aku masih di sini dengan sejuta mimpi bersama dia. Seseorang itu berinisial C. Tanpa sebab tanpa alasan. Mimpi yg selalu ku agung-agungkan. Mimpi yg tak mungkin menjadi nyata. Ini ungkapan hatiku. Ini tindakanku. Biar dia tau. Tau rasanya kehilangan. Tau rasanya tak pernah memiliki. Dia tak kan pernah tau. Tak mencari sebab. Pasti jawabannya hanya dia. Aku masih di sini tidak menanti dia. Tapi menanti hadirnya cahaya baru yg bisa mengganti gelap sinarnya. Tak pernah kubiarkan hati terluka. Biar hati mencari arah ke mana hatinya pergi. Meninggalkan sejuta kerinduan yg tak pernah terkuak. Aku masih di sini menanti datangnya keajaiban. Saat yg tak pernah ada. Menghilang jauh. Tak kan tersentuh. Kucari jejak bekas. Di sini tersisa beribu. Tak penting bagi hatinya. Tak ada di hatinya. Seakan angin lalu. Tapi. Biar jejaknya tetap menjadi gelap sinar cahaya hatiku. Hadirlah dekatku hai kehampaan. Biar hatinya mencari arah lain. Arah berlawanan. Biar tak kugapai hampa hatinya. Pergi. Hilang. Jauh. Memori itu